Penang Malaysia (Day 1)

Tulisan saya kali ini akan menceritakan perjalanan saya dan istri ke Penang Malaysia pada bulan Februari 2016 lalu.

Penang merupakan salah satu negara bagian dari Malaysia yang terletak di pantai barat dari Semenanjung Malaka. Perjalanan kami dimulai dari Bandara Internasional Juanda pada tanggal 23 Februari 2016. Kami menggunakan maskapai penerbangan Air Asia dan menempuh perjalanan selama 2,5 jam menuju ke Penang. Perjalanan kami cukup nyaman dan cuaca cukup cerah sehingga kami sampai di Penang tepat waktu tanpa delay. Perjalanan kali ini kami tidak menggunakan tour manapun dan kami mengatur sendiri kami ingin kemana setiap hari nya. Setelah mendarat di Penang dan menyelesaikan prosedur imigrasi, kami berdua mencari taxy dan menuju ke hotel yang sebelumnya sudah kami pesan di Surabaya yaitu Chulia Mansion Hotel.

Perjalanan ke hotel cukup membuat kami kagum, kami melihat sebuah kota yang modern, tetapi masih memiliki banyak ruang hijau dan lalu lintas yang sangat baik dan lancar. Setelah menikmati perjalanan selama 30 menit dengan taxy kami tiba di Chulia Mansion Hotel. Staf hotel menerima kami dengan ramah dan kami diantar ke kamar kami. Kamar kami menghadap samping hotel, dimana di samping hotel banyak bangunan-bangunan kuno dan eksotis. Kamar kami ternyata cukup nyaman dan bersih dengan harga yang sangat sesuai dengan kantong kami.


Tidak cukup hanya berdiam di hotel, kami segera menaruh barang, beristirahat sejenak lalu berkemas membawa ransel kecil dan kamera. Setelah turun ke resepsionis kami memanggil taksi untuk mengantar kami ke Bukit Bendera/Penang Hill. Waktu menunjukkan sekitar jam 4 Sore dan taksi membawa kami ke Bukit Bendera yang memakan waktu kira-kira 1 jam. Saat tiba disana hari sudah mulai senja, kami membeli tiket kereta dan segera menaiki kereta yang membawa kami mendaki bukit tersebut. Di atas bukit, kami menikmati pemandangan senja yang indah. Kami berada disana sekitar 3 jam dan mengabadikan momen tersebut dengan berfoto ria di tepi tebing.


Setelah puas menikmati pemandangan di Bukit Bendera, kami kembali ke hotel dengan menggunakan bus Rapid Penang yang tersedia di terminal di depan stasiun kereta Bukit Bendera. Perjalanan pulang cukup mengasyikkan karena kami masih bisa menikmati suasana kota Penang di waktu malam, dimana suasana lengang dan kedai/restoran mulai buka menjajakan makanan. Untuk pecinta kuliner, Penang menyuguhkan banyak ragam makanan Asia, baik yang halal maupun yang tidak halal. Kebetulan hotel kami berada dekat dengan halte bus (Bus Rapid Penang bernomor 100 dan 101) jadi kami bisa berjalan kaki pulang ke hotel yang jaraknya hanya 200m dari halte bus tersebut. Kami juga sempat bersantap malam di depan hotel dimana banyak food truck yang menjajakan kuliner khas kota tersebut. Setelah makan malam, kami kembali ke kamar, mandi dan menikmati film yang disajikan di atap hotel yang merangkap sebagai cafe.


bersambung ke day two.